Istilah cek desil semakin banyak dicari seiring pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu basis data pemerintah untuk menentukan sasaran berbagai program sosial. Desil menunjukkan posisi relatif tingkat kesejahteraan suatu keluarga dibandingkan kelompok masyarakat lainnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa pengelompokan tersebut dilakukan berdasarkan berbagai variabel sosial dan ekonomi, seperti kondisi tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, kepemilikan aset, hingga usaha.

Apa Itu Desil dalam DTSEN?

Secara sederhana, desil membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Karena merupakan pengelompokan relatif, desil tidak sama dengan jumlah penghasilan atau pengeluaran tertentu. Posisi tersebut dapat berubah apabila kondisi sosial ekonomi keluarga mengalami perubahan dan data DTSEN diperbarui.

BPS sendiri terus melakukan pemutakhiran DTSEN. Pada Volume 2 Tahun 2026, cakupannya mencapai sekitar 95,3 juta keluarga atau 289,3 juta individu, termasuk data hasil verifikasi lapangan.

Cara Cek Desil DTSEN

Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui laman yang disediakan BPS. Untuk melihat informasi terkait desil, kunjungi halaman:

Cek Desil DTSEN – BPS

Setelah membuka halaman tersebut, ikuti petunjuk yang tersedia pada sistem. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas yang diminta agar pencarian dapat dilakukan dengan benar.

Perlu diperhatikan bahwa tampilan maupun mekanisme layanan daring dapat diperbarui oleh pengelola. Karena itu, gunakan laman resmi BPS dan hindari memasukkan data pribadi pada situs yang tidak memiliki keterkaitan dengan pemerintah.

Mengapa Desil Perlu Diketahui?

Informasi kesejahteraan dalam DTSEN digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar untuk meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program. BPS menyebut DTSEN menjadi basis data statistik untuk mendukung penyaluran bantuan sosial serta intervensi pemerintah lainnya.

Dengan mengetahui posisi desil, masyarakat juga dapat memahami bagaimana kondisi sosial ekonominya tercatat dalam basis data pemerintah. Namun, status desil sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai keputusan final mengenai kelayakan seseorang terhadap suatu bantuan. Setiap program dapat memiliki kriteria dan mekanisme penetapan penerima yang berbeda.

Apakah Desil Bisa Berubah?

Bisa. DTSEN merupakan data yang bersifat dinamis dan terus dimutakhirkan. BPS melakukan pembaruan serta verifikasi untuk meningkatkan kualitas data agar kondisi masyarakat yang tercatat semakin sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Karena itu, hasil pengecekan pada suatu periode belum tentu sama dengan hasil pada pembaruan berikutnya.

Baca juga: Cara Membeli dan Cara Menggunakan E-Materai

Kesimpulan

Cek desil dapat dilakukan secara online melalui laman DTSEN yang disediakan BPS. Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok dan digunakan sebagai salah satu informasi dalam mendukung penargetan program pemerintah.

Mengingat DTSEN terus diperbarui, masyarakat sebaiknya menggunakan sumber resmi BPS ketika memeriksa informasi dan tidak langsung menyimpulkan kelayakan bantuan hanya berdasarkan angka desil.